Bukti Kerukunan Umat Beragam di Semarang

Bukti Kerukunan Umat Beragam Ditunjukkan di Semarang

Semarang  dikenali selaku salah satunya kota yang penuh akan akulturasi bermacam budaya dengan bukti kerukunan umat beragam.

Ditambah lagi kerukunan antar umat yang tak perlu disangsikan, lumrah saja bila kota ini pantas jadi teritori rekreasi religius dengan bukti kerukukan dari umat yang beragam terhebat yang harus Anda datangi.

Anda dapat mendapati bermacam tujuan rekreasi dengan background tempat melaksanakan ibadah dari beberapa agama yang dipercaya warga di tempat.

Bukti Kerukunan Umat Beragam di Semarang

Lokasi Wisata Di Semarang Yang Wajib Untuk Dikunjungi

Yok, baca 10 rekreasi religius Semarang paling populer rekomended untuk Anda kunjungi dengan Bukti Kerukunan Umat Beragam.

  1. Masjid Agung Jawa tengah

Masjid dengan kombinasi arsitektur Jawa, Arab, dan Romawi ini mempesona. Bukan hanya disanggupi beberapa jemaah yang pengin melaksanakan ibadah, Masjid Agung Jawa tengah jadi tempat rekreasi religius yang harus kamu datangi bila ada di Semarang.

Baca Juga: Destinasi Air Terjun Kabupaten Gowa

Hal sangat menarik di masjid ini ialah ada payung di pelataran masjid yang dapat terbuka dan tertutup. Serupa seperti Masjid Nabawi di Madinah. Masjid Agung Jawa tengah mempunyai empat buah menara di sekitar kubah dengan tinggi 62 mtr. Sedang menara intinya memiliki ukuran tinggi 99 mtr., yang didasari pada Asmaul Husna.

Tidak boleh terlewat untuk naik ke menara intinya, ya. Di menara ini kamu bisa menjumpai Museum Kebudayaan Islam. Bila lapar, ada cafe yang dapat berputar-putar 360 derajat dan ada pula menara pandang di mana kamu dapat menyaksikan kota Semarang dari ketinggian. Bagus!

Berikut salah satunya tujuan paling populer di Semarang! Sam Poo Kong sebuah klenteng tempat melaksanakan ibadah tuntunan Tridharma (Budhisme, Taoisme, dan Konfusianisme). Di tempat selebar 3,5 hektar ada empat buah klenteng dan lapangan yang bisa kamu telusuri sekalian hunting photo sebab banyak spot yang instagenic.

  1. Masjid Besar Kauman

Selanjutnya ada masjid Besar Kauman sebagai satu diantara beberapa rekreasi religius Semarang terpopuler dan paling rekomended. Masjid ini ada di jalan alun-alun Barat, No. 11 Kauman, Semarang. Dahulunya, masjid Besar Kauman dikenali bernama masjid Agung Semarang serta beberapa warga di tempat masih memakai panggilan itu sampai sekarang ini.

Masjid ini sudah dibuat semenjak tahun 1170 Hijriah, persisnya di tahun 1749 M. Nampak benar-benar mengagumkan sebab dibagian dinding masjid ada batu marmer yang terpatri huruf-huruf Jawa yang menambahkan seni arsitektur masjid ini.

  1. Sam Poo Kong

Sam Poo Kong jadi bukti tapak jejak riwayat pelacak muslim Cheng Hoo di Semarang. Awalannya tempat ini untuk melaksanakan ibadah Cheng Ho dan penganutnya yang muslim, selanjutnya beralih menjadi klenteng. Tidak perlu bingung mendefinisikan relief itu sebab ada info dalam tiga bahasa: Inggris, Indonesia, dan Mandarin.

Di Klenteng Sam po Kong, kamu harus ke arah loket pemasaran ticket dari sisi depan gerbang masuk, dengan beli ticket dengan harga Rp.3000 rupiah, kamu bisa masuk Klenteng Sam Po Kong. Menyaksikan – saksikan yang ada dalam klenteng, keliling klenteng, photo – photo dan lain-lain. Bila kamu mujur, kamu bisa nikmati bermacam pertunjukan dan upacara yang di selengggarakan di klenteng ini (sebab pertunjukan dan upacara ini tidak diselenggrakan tiap hari, cuman hari – hari tertentu saja). Misalnya seperti pertunjukan barongsai dan upacara ritus Sam Po Kong,

  1. Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugon

Tak perlu jauh ke Tiongkok untuk dapat nikmati bangunan pagoda yang cantik. Di Semarang juga kamu dapat menyaksikannya dengan berkunjung pagoda ini! Namanya sering dipersingkat jadi Pagoda Avalokitesvara atau Watugong dan jadi tempat beribadah umat Budha.

Pagoda ini jadi pagoda paling tinggi di Indonesia, lho. Tingginya capai 45 mtr.! Dalam bangunan pagoda ada patung Dewi Kwan Im setinggi 5 mtr.. Di teritori pagoda ini, kamu juga bisa menyaksikan satu pohon besar, yakni pohon bodhi, yang dibawahnya ada patung Sidharta Gautama. Tiap akhir minggu atau liburan hari besar nasional, posisi ini selalu dipenuhi pengunjung. Mereka yang sebatas pengin nikmati berlibur dengan keluarga selalu mendokumentasikan peristiwa menarik dengan background Pagoda. Apa lagi, untuk masuk posisi itu tidak diambil ticket serupiahpun atau cuma-cuma. Hal tersebut karena, pengurus Vihara memandang semua pengunjung ialah saudara.

  1. Klenteng Tay Kak Sie

Gang Lombok tidak cuma memiliki tempat kulineran lumpia yang populer, tetapi juga ada rumah beribadah dengan arsitektur cantik di situ, yakni Klenteng Tay Kak Sie. Klenteng ini dibuat pada 1746 dan jadi bangunan monumental di Semarang. Awalannya dibangun untuk menyembah Dewi Koan Sie Im Po Sat, selanjutnya berkembang jadi tempat penyembahan banyak dewa dan dewi lain dari tuntunan Konfusisme dan Taoisme. Kecuali sisi ekteriornya yang cantik, kamu juga dapat masuk di dalam untuk menyaksikan ornament-ornamen yang tidak kalah cantiknya.

Agar bisa berekreasi ke Klenteng Tay Kak Sie, pengunjung tidak harus beli ticket masuk. Kita bisa menyaksikan keelokan arsitektur klenteng ini dan ritus peribadahan warga Tiongkok dengan gratis. Namun, pelancong bisa menyumbang beberapa uang dengan jumlah yang tidak dipastikan selaku tukar ticket masuk dan ini tidak dipaksanya/ tidak harus. Disamping itu, kita bisa bertandang kapan pun di klenteng ini sebab klenteng Tay Kak Sie selalu dibuka di saat apa saja, bahkan juga saat malam hari,

  1. Gereja Belenduk

Namanya asli GPIB Immanuel, gereja ini lebih terkenal dengan panggilan Gereja Blenduk. Blenduk sendiri bisa disimpulkan selaku kubah. Ya, wujud kubah Gereja Blenduk memang iconic dan berlainan dari gereja umumnya.Gereja Blenduk adalah gereja Kristen paling tua di Jawa tengah. Sampai sekarang, gereja itu masih berperan secara baik dan teratur melangsungkan aktivitas peribadatan diakhir minggu.

Gereja Blenduk dapat didatangi pelancong yang pengin menyaksikan interior dalam gereja. Harga ticket Rp10.000 rupiah. Di hari Minggu, jam kunjungan pelancong terbatasi, yakni jam 13.00-16.00 WIB.

Orgel elok koleksi Gereja Blenduk adalah target photo favorite pengunjung. Kubah yang dibuat dari tembaga, jejeran kursi jemaah yang disebut versus orisinal sampai pintu ganda panel kayu dan frame jendela gereja adalah spot elok yang dapat didokumentasikan.

  1. Pura Agung Giri Natha

Bukan hanya jadi tempat melaksanakan ibadah umat Hindu di Semarang, pura yang dibuat semenjak 1968 ini juga terima lawatan pelancong dan warga yang latihan yoga atau belajar tari. Situasinya akan mengingatimu dengan Bali, dech! Walau jadi minoritas, setiap kali ada acara di pura ini, warga dari agama lain juga sama-sama tolong menolong. Respek!

Bermacam jenis rutinitas wisatawan dapat dilaksanakan di Pura Agung Giri Nantha seperti berpose atau nikmati dialog mengenai aktivitas sosial atau cerita sejarahnya langsung dari pemandu rekreasi. Bermacam aktivitas di Pura ini sama dengan Pura di Bali, hingga tiap wisatawan dapat nikmati bermacam jenis aktivitas keagamaan. Misalkan Saraswati, Galungan, Kuningan, Hari Raya Nyepi, Purnama Sidhi, Tilem Mati dan yang lain. Hingga rekreasi religius Pura Giri Nantha Semarang masih simpan bermacam jenis kekhasan yang dengan gampang dapat pelancong cicipi.

  1. Masjid Layur Daerah Melayu

Bila pengin menyaksikan masjid kuno dan monumental di Semarang, kamu pantas berkunjung masjid ini. Dari jarak jauh kehadiran masjid ini telah nampak dari menaranya. Wujud menara masjid seperti menara mercusuar yang dahulunya berperan selaku mercusuar. Bangunan masjidnya sendiri lebih adopsi arsitektur budaya lokal dan mempunyai supremasi warna hijau. Posisinya sendiri tidak jauh dari Teritori Kota Lama Semarang.

  1. Vihara Mahavira Graha

Rekreasi religius ini ada di wilayah Marina, persisnya saat sebelum Pantai Marina. Pembangunan Vihara Mahavira Graha sudah dibuat semenjak tahun akhir 2001 di atas tempat selebar 1.688 hektar. Vihara Mahavira Graha nampak demikian unik dan pantas didatangi sebab terdiri dari tujuh lantai. Menariknya kembali, beberapa pengunjung bisa juga menyaksikan 88 arca Budha di teritori ini dan dapat mendokumentasikan moment-moment terhebat dengan situasi yang menentramkan.

Untuk Anda yang merencanakan liburan ke Semarang, Anda harus mengenali bila Vihara Mahavira Graha adalah salah stau vihara paling besar yang ada di teritori Jawa tengah.

  1. Gereja Gedangan

Bukan hanya tujuan rekreasi untuk kaum muslim, kota Semarang mempunyai bermacam tempat wisata religius terkenal beberapa agama lain. Diantaranya adalah gereja Katolik Santo Yusup Geladangan yang berada di jalan Ronggowarsito, No. 9-11, Semarang. Biasa dinamai gereja Gedangan, bangunan nampak benar-benar istimewa dengan pilar-pilar besar yang banyak dan benar-benar cantik.

Disamping itu, dibagian luar gereja Gedangan, beberapa pengunjung bisa juga menyaksikan tulisan Iesus Hominis Salvator, dulunya lebih dikenali selaku posisi jam menara yang membunyikan lonceng tiap 30 menit sekali.

Di tahun 1978 jam ini mau tak mau di turunkan sebab sudah hancur dan cuman ditukarngan dengan simbol tulisan IHS (Iesus Hominis Salvator).

Nah, itu sepuluh referensi rekreasi religius yang unik dan bagus di Semarang. Lima tempat ini dapat masuk daftar arah kamu waktu bertandang ke Kota Lumpia ini.